KKO Taksonomi Bloom Revisi 2021 Pdf

Taksonomi Bloom Revisi. Taksonomi berarti seperangkat klasifikasi yang disusun dan disesuaikan secara konsisten (Bloom, 1964). Dengan kata lain, taksonomi adalah sistem klasifikasi tujuan pendidikan yang merupakan seperangkat yang didefinisikan setepat mungkin dan terdiri dari konsep-konsep sederhana dan kompleks. 

Taksonomi Bloom Revisi

Susunan dari tujuan pendidikan yang konkret ke yang abstrak menyediakan kerangka kerja untuk kategori tujuan pendidikan; yang akan memudahkan guru untuk mengontrol penguasaan siswa. Taksonomi perlu diuji agar konsisten dengan bukti teoritis dan empiris. Dalam bidang pendidikan, klasifikasi dalam aspek tujuan pendidikan sangat diperlukan untuk membantu penilaian secara lebih akurat.  

Pertanyaan seperti: Apakah siswa benar-benar tahu?, Apakah siswa benar-benar mengerti? Apakah mereka mampu menghitung jumlah dari suatu masalah matematika?; sering kali kita mengasumsikan penempatan yang sama. Jika dicermati lebih jauh, ada perbedaan antara siswa yang benar-benar tahu, benar-benar paham dan yang bisa menghitung jumlahnya. 

Oleh karena itu, pembuatan sistem klasifikasi standar (taksonomi) akan memudahkan guru dan dosen untuk mendefinisikan istilah tujuan pendidikan sehingga dapat dijangkau oleh mereka semua. Taksonomi harus menjadi sumber bantuan untuk pengembangan kurikulum dan instrumen penilaian.  Perspektif tentang penekanan pada perilaku siswa tertentu (Contoh: kemampuan berhitung) sebagai hasil dari keterlibatan dalam sesi pengajaran, dapat diketahui secara pasti oleh guru. 

Oleh karena itu, guru akan dapat mengelompokkan tujuan pelajaran ke dalam kategori tertentu. Dengan demikian, pengalaman dan instrumen pembelajaran dapat diketahui lebih mudah dirumuskan tujuan pendidikannya secara jelas oleh guru.

Pada tahun 1959, Benjamin S. Bloom menulis sebuah buku berjudul Taksonomi Tujuan Pendidikan Buku 1 - Ranah Kognitif  yang mengusulkan klasifikasi tujuan ranah kognitif menjadi enam komponen. Keenam komponen tersebut adalah pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Keenam komponen ini disusun secara hierarkis daripada yang sederhana dan lebih dikenal sebagai Taksonomi Bloom. 

Komponen pengetahuan melibatkan mengingat hal-hal yang spesifik dan universal, metode mengingat dan proses mengingat pola tertentu dari struktur atau latar belakang. 

Komponen pemahaman melibatkan siswa menggunakan materi yang dikomunikasikan tanpa harus menghubungkannya dengan materi lain. Hal ini dicapai ketika siswa mampu menerjemahkan, menyimpan, dan memperkirakan apa yang telah mereka pelajari. 

Komponen aplikasi melibatkan siswa menggunakan apa yang telah mereka pelajari dalam situasi baru, spesifik dan konkret. 

Sedangkan komponen analisis juga memecahkan sesuatu untuk memecahkan masalah yang dihadapi.

Sedangkan komponen sintesis memungkinkan siswa untuk menggabungkan unsur atau bahan sehingga membentuk suatu kesatuan atau kesimpulan.Dengan ini akan terbentuk suatu pola atau struktur sebagai hasil dari unsur-unsur atau bahan yang digabungkan. 

Komponen terakhir adalah evaluasi di mana siswa akan menggunakan penilaian kualitatif dan/atau kuantitatif tentang nilai bahan dan metode khusus untuk serangkaian kriteria tertentu.

Enam tingkatan inilah yang sering digunakan dalam merumuskan tujuan belajar yang di kenal dengan istilah C1 sampai dengan C6

Taksonomi Bloom Revisi 

Pada bulan November 1996 Lorin Anderson yang merupakan mantan mahasiswa Bloom dengan David Krathwohl memimpin upaya untuk Taksonomi Bloom. Upaya ini didasari oleh harapan untuk menyempurnakan taksonomi ini seiring dengan berjalannya waktu dan abad ke-21. 

Anggotanya adalah psikolog kognitif, ahli teori kurikulum, pemimpin pendidikan serta ahli penguji dan penilaian. Upaya ini sudah berlangsung selama enam tahun. Akhirnya pada tahun 2001, mereka menerbitkan hasil penelitian yang mengungkapkan perubahan dalam tiga kategori besaran istilah, struktur dan penekanan (Forehand, 2004). Tabel Perbandingan Taksonomi Bloom Lama dan Revisi

Seiring dengan perkembangan teori pendidikan, Krathwohl (2001) dan psikolog aliran kognitif memodifikasi taksonomi Bloom agar sesuai dengan zaman. Hasil perbaikan ini diterbitkan pada tahun 2001 sebagai Taksonomi Bloom yang direvisi. 

Modifikasi hanya dilakukan dalam domain kognitif menggunakan kata kerja. Perubahan ini dilakukan dengan memperkenalkan domain kognitif versi baru, yaitu dimensi proses kognitif dan dimensi pengetahuan kognitif (Anderson, 2010). . 

Tabel Perbandingan Taksonomi Bloom Lama dan Revisi

Di bawah ini merupakan gambaran  Tabel Perbandingan Taksonomi Bloom Lama dan dengan Taksonomi Bloom Revisi

Taksonomi Bloom lama C1 (Pengetahuan) C2 (Pemahaman) C3 (Aplikasi) C4 (Analisis) C5 (Sintesis) C6 (Evaluasi)
Taksonomi revisi C1 (Mengingat) C2 (Memahami) C3 (Mengaplikasikan) C4 (Menganalisis) C5 (Mengevaluasi) C6 (Mencipta)

Dimensi Revisi Taksonomi Bloom

Selanjutnya ada empat kategori dalam Taksonomi Bloom Revisi dalam dimensi pengetahuan kognitif yaitu pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, pengetahuan prosedural, dan pengetahuan metakognitif. 

Sedangkan pada dimensi proses kognitif juga dibagi menjadi 6 tingkatan yaitu: Mengingat (remembering), memahami (understanding), mengaplikasikan (applying), menganalisis (analyzing), untuk lebih jelasnya dapat dilhat di bawah ini 

Dimensi Pengetahuan Taksonomi Bloom Revisi

1. Pengetahuan Faktual
   a. Pengetahuan ttg terminologi
   b. Pengetahuan ttg bagian detail dan unsur- unsur
2. Pengetahuan Konseptual
   a. Pengetahuan ttg klasifikasin dan kategori
   b. Pengetahuan ttg prinsip dan generalisasi
   c. Pengetahuan ttg teori, model & struktur
3. Pengetahuan Prosedural
   a. Pengetahuan ttg keterampilan khusus yg  berhubungan dng suatu bidang tertentu dan pengetahuan algoritma
   b. Pengetahuan ttg teknik dan metode
   c. Pengetahuan ttg kriteria penggunaan suatu  prosedur
4. Pengetahuan Metakognitif
   a. Pengetahuan strategik
  b. Pengetahuan ttg operasi kognitif
  c. Pengetahuan ttg diri sendiri

Dimensi Proses Kognitif

C.1. Mengingat (Remember)
   1.1. Mengenali (recognizing)
   1.2. Mengingat (recalling)
C.2. Memahami (Understand)
   1.3. Menafsirkan (interpreting)
   1.4. Memberi contoh (exampliying)
   1.5. Meringkas (summarizing)
   1.6. Menarik inferensi (inferring)
   1.7. Membandingkan (compairing)
   1.8. Menjelaskan (explaining)
C.3. Mengaplikasikan (Apply)
   1.9. Menjalankan (executing)
   1.10. Mengimplementasikan (implementing)
C.4. Menganalisis (Analyze)
   1.11. Menguraikan (diffrentiating)
   1.12. Mengorganisir (organizing)
   1.13. Menemukan makna tersirat (attributing)
C.5. Evaluasi ( Evaluate)
   1.14. Memeriksa (checking)
   1.15. Mengritik (Critiquing)
C.6. Membuat ( Create)
   1.16. Merumuskan (generating)
   1.17. Merencanakan (planning)
   1.18. (Memproduksi (producing)

Kata Kerja Operasional (KKO) Taksonomi Bloom Revisi 2021

Berikut kami tampilkan kata kerja operasional Taksonomi Bloom Revisi yang bisa anda gunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal HOTS, yang terdiri dari: kata kerja ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.

KKO Taksonomi Bloom Revisi Ranah Kognitif

Di bawah ini merupakan kata kerja operasional ranah Kognitif

MENIRU

Menafsirkan rangsangan (stimulus). Kepekaan terhadap rangsangan

MANIPULASI

Menyiapkan diri secara fisik

PRESISI

Berkonsentrasi untuk menghasilkan ketepatan

ARTIKULASI

Mengkaikan berbagai ketrampilan. Bekerja berdasarkan pola

NATURALISASI

Menghasilkan karya cipta.
Melakukan sesuatu dengan ketepatan tinggi
   
Menyalin
   
Mengikuti
   
Mereplikasi
   
Mengulangi
   
Mematuhi
   
Membedakan
   
Mempersiapkan
   
Menirukan   Menunjukkan
   
dll
   

   
   
   
Membuat kembali
   
Membangun
   
Melakukan,
   
Melaksanakan,
   
Menerapkan
   
Mengawali
   
Bereaksi
   
Mempersiapkan
   
Memprakarsai
   
Menanggapi
   
Mempertunjukkan
   
Menggunakan
   
Menerapkan
   
Dll.
   

   
   
   
Menunjukkan Melengkapi
   
Menunjukkan,
   
Menyempurnakan
   
Mengkalibrasi
   
Mengendalikan
   
Mempraktekkan
   
Memainkan
   
Mengerjakan
   
Membuat
   
Mencoba’ Memposisikan
   
dll
   
   
   
Membangun
   
Mengatasi
   
Menggabungkan
   
Koordinat,
   
Mengintegrasikan
   
Beradaptasi
   
Mengembangkan
   
Merumuskan,
   
Memodifikasi
   
Memasang
   
Membongkar
   
Merangkaikan    
   
Menggabungkan
   
Mempolakan
   
Dll.    
   
Mendesain
   
Menentukan
   
Mengelola
   
Menciptakan
   
Membangun
   
Membuat
   
Mencipta menghasilkan
   
karya
   
Mengoperasikan    
   
Melakukan
   
Melaksananakan
   
Mengerjakan
   
Menggunakan
   
Memainkan    
   
Mengatasi
   
Menyelesaikan \dll.    

KKO Taksonomi Bloom Ranah afektif 

Di bawah ini merupakan kata kerja operasional ranah afektif

MENERIMA
Menunjukkan .......

Misalnya: kesadaran, kemauan, perhatian. Mengakui ......, misalnya:

perbedaan, kepentingan


MERESPON
Mematuhi ........ mis.:

peraturan, tuntutan, perintah.

Berperan aktif ....., mis: di laboratorium, dalam

diskusi, dalam kelompok, dalam organisasi, dalam kegiatan.


MENGHARGAI
Menerima suatu nilai, menyukai, menyepakati.

Menghargai ......... misal: karya seni, sumbangan ilmu, pendapt, gagasan dan saran

MENGORGANISASIKAN
Membentuk sistem nilai.

Menangkap relasi antar nilai. Bertanggung jawab.

Mengintegrasikan nilai.

KARAKTERISASI MENURUT NILAI
Menunjukkan ..... mis.: kepercayaan diri, disiplin

pribadi, kesadaran moral.

Mempertimbangkan.

Melibatkan diri.
   
Menanyakan
   
Memilih
   
Mengikuti
   
Menjawab
   
Melanjutkan
   
Memberi
   
Menyatakan Menempatkan
   
Dll.    
   
Melaksanakan
   
Membantu
   
Menawarkan diri
   
Menyambut
   
Menolong
   
Mendatangi
   
Melaporkan
   
Menyumbangkan
   
Menyesuaikan diri
   
Berlatih
   
Menampilkan
   
Membawakan
   
Mendiskusikan
   
Menyatakan setuju
   
Mempraktekkan
   
Dll.
   
   
   
Menunjukkan
   
Melaksanakan
   
Menyatakan pendapat
   
Mengambil prakarsa
   
Mengikuti
   
Memilih
   
Ikut serta
   
Menggabungkan diri
   
Mengundang
   
Mengusulkan
   
Membedakan
   
Membimbing
   
Membenarkan
   
Menolak Mengajak
   
Dll.
   
   
   
Merumuskan
   
Berpegang pada    
   
Mengintegrasikan
   
Menghubungkan    
   
Mengaitkan    
   
Menyusun
   
Mengubah
   
Melengkapi
   
Menyempurnakan
   
Menyesuaikan
   
Menyamakan
   
Mengatur
   
Memperbandingkan
   
Mempertahankan
   
Memodifikasi
   
Mengorganisasi
   
Mengkoordinir
   
Merangkai
   
Dll.    
   
Bertindak
   
Menyatakan
   
Memperhatikan    
   
Melayani
   
Membuktikan    
   
Menunjukkan
   
Bertahan
   
Mempertimbangkan
   
Mempersoalkan
   
Dll.
   
   


KKO Taksonomi Bloom Ranah Psikomotorik

Di bawah ini merupakan kata kerja operasional ranah psikomotorik

MENIRU

Menafsirkan rangsangan (stimulus). Kepekaan terhadap rangsangan

MANIPULASI

Menyiapkan diri secara fisik

PRESISI

Berkonsentrasi untuk menghasilkan ketepatan

ARTIKULASI

Mengkaikan berbagai ketrampilan. Bekerja berdasarkan pola

NATURALISASI

Menghasilkan karya cipta.
Melakukan sesuatu dengan ketepatan tinggi
   
Menyalin
   
Mengikuti
   
Mereplikasi
   
Mengulangi
   
Mematuhi
   
Membedakan
   
Mempersiapkan
   
Menirukan   Menunjukkan
   
dll
   

   
   
   
Membuat kembali
   
Membangun
   
Melakukan,
   
Melaksanakan,
   
Menerapkan
   
Mengawali
   
Bereaksi
   
Mempersiapkan
   
Memprakarsai
   
Menanggapi
   
Mempertunjukkan
   
Menggunakan
   
Menerapkan
   
Dll.
   

   
   
   
Menunjukkan Melengkapi
   
Menunjukkan,
   
Menyempurnakan
   
Mengkalibrasi
   
Mengendalikan
   
Mempraktekkan
   
Memainkan
   
Mengerjakan
   
Membuat
   
Mencoba’ Memposisikan
   
dll
   
   
   
Membangun
   
Mengatasi
   
Menggabungkan
   
Koordinat,
   
Mengintegrasikan
   
Beradaptasi
   
Mengembangkan
   
Merumuskan,
   
Memodifikasi
   
Memasang
   
Membongkar
   
Merangkaikan    
   
Menggabungkan
   
Mempolakan
   
Dll.    
   
Mendesain
   
Menentukan
   
Mengelola
   
Menciptakan
   
Membangun
   
Membuat
   
Mencipta menghasilkan
   
karya
   
Mengoperasikan    
   
Melakukan
   
Melaksananakan
   
Mengerjakan
   
Menggunakan
   
Memainkan    
   
Mengatasi
   
Menyelesaikan \dll.    

Demikianlah artikel admin tentang Taksonomi Bloom Revisi 2021. semoga bisa memberikan manfaat.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url