Tata Cara Melakukan Lari Estafet

Gurupertama. Tata Cara melakukan lari estafet. Lari estafet tercipta di Amerika Serikat pada tahun 1880. Saat itu diadakan acara amal dengan menggunakan para pemadam kebakaran yang berlari bergantian dengan membawa kayu merah sebagai simbol kerjasama. Pada tahun 1908, lari estafet pertama kali dilombakan dalam Olimpiade.

Peraturan lari estafet

Peraturan lari estafet. Lomba lari estafet dilaksanakan secara beregu. Tiap regu terdiri atas 4 orang. Peraturan lomba lari estafet antara lain sebagai berikut.

a) Tiap regu berlari pada lintasan masing-masing yang sudah ditentukan.

b) Saat start awal, tongkat yang dipegang pelari pertama tidak boleh menyentuh tanah.

c) Pemberian tongkat kepada pelari selanjutnya tidak boleh dilempar.

d) Pengoperan tongkat dilakukan pada jarak 20 meter di wisse! zone. Jika pengoperan dilakukan di luar zona tersebut akan didiskualifikasi. Penerima tongkat dibolehkan menunggu pada jarak 10 meter sebelum zona tersebut.

Baca Juga : Teknik Dasar Permainan Kasti dan Penjelasannya

e) Jika tongkat jatuh maka tongkat harus diambil oleh pelari yang menjatuhkannya.

f) Pelari pertama membawa tongkat degan meng8gunakan start jongkok. Tongkat diberikan kepada pelari selanjutnya, yaitu pelari kedua.

8) Pelari kedua, ketiga, dan keempat menerima tongkat dengan menggunakan start melayang. Pelari kedua memberikan tongkat ke pelari ketiga, dan pelari ketiga memberikan tongkat ke pelari keempat. Selanjutnya, pelari keempat berlari membawa tongkat sampai ke garis finish.

Gambar Lari Estafet

Tata Cara Melakukan Lari Estafet
Gambar Lari Estafet

Tata Cara Melakukan Lari Estafet

Lari estafet disebut juga sebagai lari sambung. Pada nomor ini, pelari bertugas mengoper tongkat bersambungan dari pelari yang satu ke pelari lainnya. Kemenangan ditentukan dari kelancaran pemberian tongkat dan kecepatan masing-masing pelari.

Baca Juga : Teknik Dasar Permainan rounder dan Penjelasannya

Teknik memegang tongkat bagi pelari pertama

Ada tiga teknik memegang tongkat bagi pelari pertama saat start jongkok, antara lain:

a) Pelari memegang tongkat dengan pangkal ibu jari, jari manis, dan jari kelingking.

b) Pelari memegang tongkat dengan pangkal ibu jari, jari tengah, dan jari manis.

c) Pelari memegang tongkat dengan pangkal ibu jari dan jari tengah.

Ketiga teknik tersebut bertumpu pada ibu jari dan telunjuk saat melakukan start.

Teknik memberi dan menerima tongkat 

Teknik memberi dan menerima tongkat dibedakan menjadi dua, yaitu teknik visual dan teknik nonvisual.

a. Teknik visual

Pada teknik visual, pelari memberi tongkat dengan cara didorong ke arah telapak tangan si penerima tongkat, sedangkan si penerima melihat ke belakang.

b. Teknik nonvisual

a) Pada teknik nonvisual, pelari memberi tongkat dengan cara digerakkan dari atas ke bawah, atau sebaliknya, ke arah telapak tangan si penerima tongkat. Penerima tongkat tidak melihat ke belakang.

b) Pemberi tongkat sebaiknya memberi kode, lalu mengayunkan tongkat tepat ke tangan penerima. Tangan penerima jangan bergerak. Jika tongkat sudah di tangan, penerima tongkat harus segera berlari.

Baca Juga : Teknik Dasar Tolak Peluru

c) Pada saat mendekati garis finish, pelari terakhir berlari secepatnya tanpa mengubah sikap badan. Dada dibusungkan ke depan dan kedua tangan diayunkan ke belakang.

Demikianlah artikel admin tentang Tata Cara Melakukan Lari Estafet. Semoga bermanfaat

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url