NEW
Memuat...

Soal Sumatif Matematika Kelas 5 Bab 6 Sudut Kurikulum Merdeka

Mencari soal sumatif Matematika kelas 5 bab 6 dengan tema "Sudut" Kurikulum Merdeka? Artikel ini jawabannya. Soal telah disusun sesuai dengan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning CP 046 tahun 2025, serta bersumber dari materi buku siswa Matematika kelas 5. Bab ini mengajarkan siswa tentang pengertian sudut, bagian-bagian sudut, jenis-jenis sudut (lancip, siku-siku, tumpul, lurus, refleks), cara mengukur dan membandingkan besar sudut menggunakan busur derajat, serta melukis sudut dengan ukuran tertentu.

Kumpulan contoh soal sumatif Matematika kelas 5 bab 6 berikut terdiri atas 20 soal pilihan ganda, 10 soal isian singkat, dan 5 soal uraian. Dengan rajin berlatih, siswa tidak hanya siap menghadapi ujian sumatif, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir logis, teliti, serta memecahkan masalah yang berkaitan dengan sudut dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bingkai foto, jarum jam, kipas, tangga, dan persimpangan jalan.

Soal Sumatif Matematika Kelas 5 Bab 6: Sudut (Kurikulum Merdeka)

Soal Sumatif Matematika Kelas 5 Bab 6 Sudut Lengkap dengan Kunci Jawaban
Soal Sumatif Matematika Kelas 5 Bab 6: Sudut


Ringkasan Materi

Pada Bab 6 Sudut, siswa belajar mengenal sudut sebagai daerah yang dibentuk oleh dua garis yang bertemu di satu titik (titik sudut). Bagian penting sudut adalah titik sudut dan kaki sudut.

Siswa diajarkan mengidentifikasi sudut siku-siku (90°), sudut lancip (90°), sudut tumpul (>90° dan <180 lurus="" refleks="" serta="" sudut="">180°).

Mereka juga mempelajari cara mengukur dan membandingkan besar sudut menggunakan busur derajat, serta melukis sudut dengan ukuran tertentu. Melalui kegiatan eksplorasi, siswa menemukan sudut dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bingkai foto, jarum jam, kipas, tangga, dan persimpangan jalan.

Tujuan utama adalah mengembangkan kemampuan berpikir logis, teliti, serta kemampuan memecahkan masalah yang berkaitan dengan sudut dalam konteks nyata.

Indikator Pencapaian Pembelajaran 

  • Mengenali dan menemukan sudut siku-siku di lingkungan sekitar.
  • Memahami bagian-bagian sudut dan jenis-jenis sudut.
  • Mengukur dan membandingkan besar sudut menggunakan busur derajat.
  • Melukis sudut dengan ukuran tertentu.
  • Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan sudut.

Nama Siswa: ...........................................

Kelas: V (Lima)

I. PILIHAN GANDA (20 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D di depan jawaban yang paling benar!

1. Sudut yang tepat 90° disebut sudut…

A. Lancip

B. Siku-siku

C. Tumpul

D. Lurus

2. Bagian sudut yang merupakan titik pertemuan dua garis disebut…

A. Kaki sudut

B. Titik sudut

C. Sudut refleks

D. Garis dasar

3. Sudut yang besarnya lebih dari 90° tetapi kurang dari 180° disebut sudut…

A. Lancip

B. Siku-siku

C. Tumpul

D. Refleks

4.


Banyaknya sudut siku-siku pada bangun datar di atas yaitu . . 

A. 1  

B.

C.

D. 4

5. Berapa derajat sudut siku-siku?

A. 45°

B. 90°

C. 180°

D. 360°

6. Alat yang digunakan untuk mengukur besar sudut adalah…

A. Penggaris

B. Busur derajat

C. Jangka

D. Penjepit kertas

7. Sudut yang terbentuk pada pojok meja belajar biasanya adalah sudut…

Jenis sudut yang terbentuk pada gambar di atas yaitu. . .

A. sudut lurus

B. sudut lancip

C. sudut tumpul

D. sudut siku siku

8. (HOTS) Jika sebuah sudut lancip diukur 35°, maka sudut tumpul yang bersebelahan dengannya (melengkapi menjadi sudut lurus) adalah…

A. 55°

B. 145°

C. 180°

D. 215°

9. Sudut pada kipas yang terbuka sangat lebar (hampir datar) kemungkinan besar adalah sudut…

A. Lancip

B. Siku-siku

C. Tumpul

D. Refleks

10. (HOTS) Pada pukul 06.00, sudut terkecil yang dibentuk oleh jarum jam adalah…

A. 0°

B. 90°

C. 180°

D. 360°

11. Sudut nol memiliki ukuran…

A. 0°

B. 90°

C. 180°

D. 360°

12. Saat melukis sudut 75° menggunakan busur derajat, kita membuat tanda pada angka…

A. 15°

B. 75°

C. 105°

D. 180°

13. (HOTS) Di antara keempat sudut berikut, manakah yang paling besar?

A. 68°

B. 89°

C. 91°

D. 179°

14.

Besar sudut hasil pengukuran di atas yaitu. . .°

A. 70 

B. 80

C. 110

D. 120

15. (HOTS) Sebuah persimpangan jalan membentuk sudut 65°. Sudut bersebelahan yang melengkapinya menjadi sudut lurus adalah…

A. 25°

B. 115°

C. 125°

D. 295°

16. Gambar bangun persegi memiliki berapa sudut siku-siku?

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

17. Jika sudut A = 120° dan sudut B = 85°, maka perbandingan keduanya adalah…

A. A lebih kecil dari B

B. A lebih besar dari B

C. A sama dengan B

D. Tidak dapat dibandingkan

18. Contoh benda yang membentuk sudut lancip adalah…

A. Pojok buku

B. Jarum jam pukul 02.00

C. Penggaris siku-siku

D. Atap rumah yang datar

19. (HOTS) Seorang tukang memasang keramik membentuk sudut 270°. Sudut tersebut termasuk sudut…

A. Lancip

B. Tumpul

C. Lurus

D. Refleks

20. Langkah pertama saat mengukur sudut dengan busur derajat adalah…

A. Membuat titik pada skala

B. Meletakkan titik pusat pada titik sudut

C. Menarik garis

D. Membaca angka skala luar

II. ISIAN SINGKAT (10 Soal)

Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

21. Sudut yang besarnya tepat 90° disebut sudut …………………

22. Sudut yang besarnya 35° termasuk sudut …………………

23. Besar sudut siku-siku adalah ………………… °

24. (HOTS) Jika sudut lancip berukuran 47°, maka sudut tumpul yang melengkapinya menjadi sudut lurus adalah ………………… °

25. Nama alat untuk mengukur sudut adalah …………………

26. Sudut yang terbentuk pada pojok lembaran buku yang rapi adalah sudut …………………

27. (HOTS) Pada pukul 04.00, sudut terkecil yang dibentuk jarum jam adalah ………………… °

28. Sudut refleks memiliki ukuran lebih dari ………………… ° dan kurang dari ………………… °

29. Sebuah sudut diukur 155°. Sudut tersebut termasuk jenis sudut …………………

30. Jika kamu melukis sudut 110°, kamu akan membuat tanda pada angka ………………… di busur derajat.

III. SOAL URAIAN / PEMECAHAN MASALAH (5 Soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar!

31. (HOTS) Seorang siswa mengukur sudut pada persimpangan jalan dan mendapatkan hasil 125°.

a. Sudut tersebut termasuk jenis sudut apa?

b. Berapa derajat sudut bersebelahan yang melengkapinya menjadi sudut lurus?

c. Menurutmu, apakah sudut 125° baik untuk persimpangan jalan? Berikan alasan singkat.

Jawab: _________________________________________________________

32. (HOTS) Lihat jarum jam pukul 10.00.

a. Gambarlah secara sederhana posisi jarum jam tersebut.

b. Tentukan besar sudut terkecil yang terbentuk.

c. Jika jarum pendek digeser 1 jam ke depan, berapa besar sudut yang terbentuk?

Jawab: _________________________________________________________

33. Jelaskan langkah-langkah melukis sudut 65° menggunakan busur derajat secara urut dan jelas.

Jawab: _________________________________________________________

34. (HOTS) Di sebuah taman bermain, terdapat sebuah ayunan yang membentuk sudut 40° saat diam dan 135° saat berayun maksimal.

a. Sebutkan jenis masing-masing sudut tersebut.

b. Mengapa ayunan lebih mudah bergerak pada sudut yang lebih kecil? Berikan penjelasan sederhana.

Jawab: _________________________________________________________

35. (HOTS) Buatlah sebuah denah kamar tidur sederhana yang memuat:

- Minimal 2 sudut siku-siku

- 1 sudut lancip

- 1 sudut tumpul

- Berikan ukuran sudutnya dan jelaskan mengapa kamu memilih ukuran tersebut.

Jawab: _________________________________________________________

Saran Penggunaan Soal untuk Guru

  • Waktu pengerjaan: 2 × 40 menit (atau 1 kali ulangan tengah semester).
  • Bobot penilaian: Pilihan Ganda 40%, Isian 30%, Uraian 30%.
  • Diferensiasi: Soal nomor 8, 15, 19, 24, 27, 32, 34, 35 sangat cocok untuk siswa berprestasi (HOTS).
  • Remedial: Fokus pada soal nomor 1–7, 11, 16, 18, 21–23, 25–26.
  • Enrichment: Soal proyek denah kamar (no. 35) dapat dijadikan tugas kelompok.
  • Penilaian autentik: Libatkan praktik mengukur dan melukis sudut menggunakan busur derajat asli.

Kunci Jawaban

A. PILIHAN GANDA (1-20)

1. B | 6. B | 11. A | 16. C

2. B | 7. B | 12. B | 17. B

3. C | 8. B | 13. D | 18. B

4. B | 9. C | 14. C | 19. D

5. B | 10. C | 15. B | 20. B

B. ISIAN SINGKAT (21-30)

21. siku-siku

22. lancip

23. 90

24. 133

25. busur derajat

26. siku-siku

27. 120

28. 180 ; 360

29. tumpul

30. 110

C. SOAL URAIAN (31-35) - Pedoman Jawaban

31. a. Sudut tumpul. b. 55° (180° - 125° = 55°). c. Kurang ideal karena sudut yang terlalu tumpul dapat menyulitkan pengendara untuk melihat dan berbelok tajam, meningkatkan risiko kecelakaan.

32. a. (Gambar sederhana: jarum pendek di angka 10, jarum panjang di angka 12). b. Besar sudut terkecil adalah 60°. c. Jika jarum pendek digeser 1 jam ke depan (pukul 11.00), besar sudut menjadi 30°.

33. Langkah-langkah melukis sudut 65°: (1) Buat garis lurus sebagai salah satu kaki sudut. (2) Letakkan titik pusat busur derajat pada titik sudut. (3) Impitkan garis alas busur derajat dengan kaki sudut yang telah dibuat. (4) Beri tanda pada angka 65° pada busur derajat. (5) Angkat busur derajat, lalu tarik garis dari titik sudut ke tanda yang telah dibuat. (6) Beri nama sudutnya.

34. a. Sudut 40° adalah sudut lancip, sudut 135° adalah sudut tumpul. b. Ayunan lebih mudah bergerak pada sudut yang lebih kecil karena membutuhkan energi yang lebih sedikit untuk mendorongnya ke posisi tersebut, dan gaya gravitasi lebih mudah diatasi.

35. (Penilaian berdasarkan kreativitas, ketepatan jenis sudut, dan penjelasan). Contoh denah kamar: tempat tidur (sudut siku-siku 90°), meja belajar dengan sudut lancip 45° pada kursi yang miring, serta sudut tumpul 120° pada lemari yang ditempatkan di pojok dengan desain tertentu. Alasan pemilihan ukuran disesuaikan dengan fungsi ruang.

Kesimpulan

Memahami soal sumatif Matematika kelas 5 bab 6 tentang Sudut sangat penting untuk membangun pemahaman siswa tentang konsep sudut dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini mengajarkan tentang bagian-bagian sudut, jenis-jenis sudut (lancip, siku-siku, tumpul, lurus, refleks), cara mengukur dan membandingkan besar sudut menggunakan busur derajat, serta melukis sudut dengan ukuran tertentu. 

Dengan beragam soal yang mencakup tingkat mudah, sedang, hingga HOTS (Higher Order Thinking Skills), siswa tidak hanya siap menghadapi ujian sumatif, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir logis, teliti, serta memecahkan masalah yang berkaitan dengan sudut dalam konteks nyata seperti pada jarum jam, persimpangan jalan, ayunan, hingga pembuatan denah ruangan. Teruslah belajar dan asah kemampuan geometrimu!

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url