Soal Asesmen Sumatif IPAS Kelas 6: Bab 5, 6, 7, & 8 (Semester 2 Lengkap )
Memasuki akhir semester, pemahaman mendalam mengenai materi IPAS Kelas 6 Bab 5 sampai Bab 8 menjadi kunci keberhasilan siswa. Materi ini mengintegrasikan pemahaman tentang kekayaan budaya Indonesia, krisis energi fosil, ancaman pemanasan global, hingga keterampilan melakukan proyek akhir berbasis inkuiri.
Melalui kumpulan Soal Asesmen Sumatif IPAS ini, siswa diajak untuk meninjau kembali konsep penting seperti efisiensi energi, dampak mikroplastik bagi kesehatan, serta penerapan strategi ATAP dalam menyelesaikan masalah lingkungan secara sistematis..
Mengapa Soal Kami layak jadi referensi
- Artikel ini menyatukan berbagai disiplin ilmu (sosial dan sains) sesuai dengan struktur Kurikulum Merdeka, memberikan panduan komprehensif untuk asesmen akhir tahun.
Penjelasan mendalam pada bagian essay mengenai kaitan antara PLTU batubara dengan emisi gas rumah kaca menunjukkan akurasi ilmiah yang tinggi.
Menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) yang menjadi standar penilaian pendidikan modern.
Kunci jawaban disusun secara terstruktur untuk membantu orang tua melakukan evaluasi hasil belajar anak di rumah secara akurat.
ASESMEN SUMATIF IPAS KELAS 6 - BAB 5, 6, 7, 8
I. PILIHAN GANDA (20 NOMOR) (Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!)
1. Keragaman budaya Indonesia merupakan kekayaan bangsa. Sikap menghargai perbedaan budaya sesuai nilai Pancasila disebut...
- Individualisme
- Toleransi
- Etnosentrisme
- Nasionalisme
2. Contoh sumber energi tak terbarukan yang jika habis tidak dapat digantikan dalam waktu singkat adalah...
- Sinar matahari
- Batubara
- Angin
- Panas bumi
3. Gas yang dihasilkan dari asap kendaraan dan menjadi penyebab utama pemanasan global adalah...
- Oksigen
- Nitrogen
- Karbon Dioksida (CO₂)
- Hidrogen
4. Tahap pertama dalam memulai sebuah proyek penelitian adalah...
- Menarik kesimpulan
- Mengolah data
- Menentukan topik dan judul
- Melakukan presentasi
5. Rumah adat Honai yang berbentuk bulat dengan atap jerami berasal dari daerah...
- Sumatra Barat
- Papua
- Sulawesi
- Bali
6. Alat yang digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik disebut...
- Turbin
- Generator
- Panel surya
- Kincir angin
7. Tindakan "Reuse" atau menggunakan kembali barang bekas contohnya adalah...
- Menjual botol plastik ke pemulung
- Menjadikan botol kaca bekas sebagai vas bunga
- Membakar sampah plastik di halaman
- Mengurangi pembelian plastik
8. Buku atau catatan yang berisi setiap tahapan proses selama proyek berlangsung disebut...
- Kamus
- Jurnal proyek
- Daftar pustaka
- Album foto
9. Mengapa pakaian adat setiap daerah memiliki bentuk dan bahan yang berbeda-beda?
- Agar terlihat lebih mahal
- Mengikuti tren mode dunia
- Adaptasi terhadap kondisi alam dan ketersediaan bahan di daerah tersebut
- Karena setiap suku ingin bersaing
10. Energi terbarukan disebut sebagai "energi bersih" karena...
- Sumbernya harus dicuci dulu
- Menghasilkan sedikit atau tanpa emisi yang merusak lingkungan
- Harganya sangat murah
- Hanya ada di daerah yang bersih
11. Mikroplastik sangat berbahaya bagi manusia karena...
- Ukurannya sangat besar dan tajam
- Masuk ke rantai makanan dan terkonsumsi manusia melalui ikan
- Membuat air laut menjadi tawar
- Mengandung banyak oksigen
12. Dalam sebuah penelitian, dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu masalah disebut...
- Kesimpulan
- Analisis data
- Hipotesis
- Observasi
13. Salah satu cara melestarikan lagu daerah di era modern bagi pelajar adalah...
- Hanya mendengarkan lagu luar negeri
- Mempelajari dan menyanyikannya dalam acara sekolah atau festival
- Mengubah seluruh liriknya ke dalam bahasa asing
- Menghapus lagu daerah dari daftar putar
14. Di daerah yang memiliki banyak sungai beraliran deras, pembangkit listrik yang paling tepat dibangun adalah...
- PLTU
- PLTA
- PLTB
- PLTS
15. Peningkatan suhu Bumi yang tajam terjadi setelah masa Revolusi Industri. Hal ini menunjukkan bahwa...
- Alam berubah secara acak
- Aktivitas manusia (industri & transportasi) memicu percepatan pemanasan global
- Es di kutub mencair karena faktor alami
- Teknologi industri tidak memengaruhi atmosfer
16. Mengapa data hasil penelitian harus disajikan secara jujur meskipun tidak sesuai dengan hipotesis awal?
- Agar peneliti tidak dihukum
- Karena integritas ilmiah lebih penting daripada membuktikan dugaan yang salah
- Supaya data terlihat unik
- Karena data tidak bisa diubah
17. Saat ini banyak budaya luar masuk melalui media sosial. Tindakan paling bijak sesuai nilai Pancasila dalam menjaga identitas bangsa adalah...
- Menolak semua hal dari luar negeri secara total
- Menerima semua budaya luar agar dianggap modern
- Menyaring budaya luar dan tetap mencintai serta mempromosikan budaya lokal
- Meninggalkan budaya daerah karena sudah ketinggalan zaman
18. Sebuah desa terpencil sulit mendapatkan bensin tetapi memiliki banyak ternak sapi. Strategi energi alternatif paling tepat untuk kebutuhan memasak warga adalah...
- Membeli kayu bakar ke kota
- Mengembangkan biogas dari kotoran ternak
- Membangun PLTU batubara di desa
- Menunggu bantuan listrik pusat
19. Jika tren penggunaan plastik sekali pakai tidak dikurangi, analisislah dampaknya terhadap ketahanan pangan manusia di masa depan!
- Pangan akan semakin murah
- Kualitas tanah dan laut menurun, merusak ekosistem sumber pangan (ikan & pertanian)
- Plastik akan menjadi bahan makanan baru
- Tidak ada pengaruhnya bagi pangan
20. Dalam kerangka ATAP, bagian yang menceritakan hal baru yang didapat setelah melakukan aksi disebut...
- Awal
- Tantangan
- Aksi
- Pelajaran
II. ISIAN SINGKAT (10 NOMOR) (Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!)
21. Semboyan persatuan bangsa Indonesia adalah _______________.
22. Energi alternatif yang memanfaatkan kekuatan embusan angin disebut _______________.
23. Menciptakan produk baru dari bahan bekas disebut _______________.
24. Presentasi yang menceritakan proses proyek dalam bentuk video disebut _______________.
25. Alat musik angklung berasal dari daerah _______________.
26. Bahan bakar fosil terbentuk dari pelapukan sisa makhluk hidup selama _______________ tahun.
27. Fenomena panas matahari yang terperangkap oleh gas polusi disebut efek _______________.
28. Proses meninjau kembali keberhasilan dan kekurangan proyek disebut _______________.
29. Biodiesel adalah energi alternatif yang berasal dari minyak _______________.
30. Penebangan hutan secara liar (deforestasi) menyebabkan hilangnya penyerap gas _______________ di atmosfer.
III. ESSAY (5 NOMOR) (Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan lengkap!)
31. Sebutkan 5 unsur keragaman budaya yang dimiliki Indonesia dan jelaskan mengapa kita harus bangga memilikinya!
32. Berikan 3 contoh perilaku hemat energi yang bisa kamu terapkan di lingkungan sekolah beserta tujuannya!
33. Jelaskan bagaimana sampah plastik yang dibuang di daratan dapat berakhir di perut seekor ikan paus di laut lepas! Urutkan prosesnya!
34. Kamu ingin membuat proyek tentang "Penghematan Air di Sekolah". Buatlah rencana proyek singkat menggunakan kerangka ATAP (Awal, Tantangan, Aksi, Pelajaran)!
35. Analisislah hubungan antara perilaku hemat listrik di rumah dengan upaya pencegahan pemanasan global!
KUNCI JAWABAN
I. Pilihan Ganda
1. B 2. B 3. C 4. C 5. B
6. C 7. B 8. B 9. C 10. B
11. B 12. C 13. B 14. B 15. B
16. B 17. C 18. B 19. B 20. D
II. Isian Singkat
21. Bhinneka Tunggal Ika
22. PLTB / Bayu
23. Recycle / Daur Ulang
24. Vlog / Video Dokumenter
25. Jawa Barat
26. Jutaan
27. Rumah Kaca
28. Refleksi
29. Tumbuhan (contoh: Kelapa Sawit)
30. Karbon Dioksida (CO₂)
III. Essay (Jawaban Inti/Pedoman)
31. 5 Unsur Keragaman Budaya Indonesia:
1. Suku dan Etnis
2. Bahasa Daerah
3. Pakaian Adat
4. Rumah Adat
5. Tarian dan Alat Musik Tradisional.
Alasan Bangga: Keragaman ini menunjukkan kekayaan identitas, daya tarik pariwisata, dan kebhinnekaan yang unik di dunia. Keberagaman justru menjadi kekuatan dan modal persatuan bangsa.
32. 3 Contoh Perilaku Hemat Energi di Sekolah:
1. Mematikan lampu kelas saat siang hari. Tujuan: Mengurangi konsumsi listrik yang sebagian besar masih berasal dari pembakaran batubara.
2. Mencabut kabel charger dan alat elektronik lainnya dari stop kontak setelah digunakan. Tujuan: Menghemat energi yang terbuang akibat standby mode dan mencegah kebakaran.
3. Mematikan kipas angin dan AC saat ruangan tidak digunakan. Tujuan: Menghemat penggunaan energi listrik dan mengurangi beban listrik sekolah.
33. Proses Sampah Plastik Sampai ke Paus:
1. Buang Sampah: Sampah plastik dibuang sembarangan di jalan, sungai, atau tempat terbuka.
2. Terbawa Air: Saat hujan turun, sampah plastik tersebut terbawa air hujan ke selokan atau saluran air.
3. Mengalir ke Sungai: Dari selokan, sampah mengikuti aliran air menuju sungai-sungai yang lebih besar.
4. Ke Laut: Aliran sungai akhirnya bermuara di laut, membawa serta sampah plastik.
5. Menuju Laut Lepas: Di laut, arus dan gelombang membawa sampah plastik ke tengah laut (laut lepas).
6. Dikonsumsi Paus: Paus, yang mencari makan dengan menyaring air untuk menangkap plankton dan ubur-ubur, secara tidak sengaja ikut menyaring dan menelan potongan-potongan plastik yang mengambang karena mengiranya makanan.
34. Rencana Proyek ATAP - "Penghematan Air di Sekolah":
• Awal: Saya mengamati bahwa di sekolah sering terjadi pemborosan air. Kran air di kamar mandi kadang dibiarkan menetes, dan beberapa kran bahkan bocor. Tanaman juga disiram dengan berlebihan.
• Tantangan: Tantangan utama adalah kesadaran siswa dan guru untuk segera memperbaiki kran dan menggunakannya dengan bijak. Juga, kebiasaan buruk seperti membiarkan air mengalir saat cuci tangan.
• Aksi:
1. Memulai kampanye "Stop Air Tiris" dengan memasang stiker pengingat di dekat setiap kran.
2. Membuat tim kecil untuk melaporkan kerusakan kran kepada bagian sarana dan prasarana sekolah.
3. Membuat poster digital atau konten singkat tentang pentingnya air untuk ditampilkan di mading digital sekolah.
4. Menerapkan teknik penyiraman tanaman yang lebih hemat, seperti menyiram di pagi hari.
• Pelajaran: Saya belajar bahwa masalah besar sering dimulai dari hal-hal kecil. Melalui proyek ini, saya menyadari bahwa komunikasi dan kerja sama tim sangat penting untuk mengubah kebiasaan. Selain itu, saya belajar bahwa memperbaiki kebocoran kecil sekalipun dapat menghemat air dalam jumlah yang signifikan.
35. Hubungan Hemat Listrik dan Pencegahan Pemanasan Global:
Sebagian besar listrik di Indonesia dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan bahan bakar fosil, terutama batubara. Saat batubara dibakar, ia melepaskan gas karbon dioksida (CO₂) dalam jumlah besar ke atmosfer. Gas CO₂ adalah salah satu Gas Rumah Kaca utama yang memerangkap panas matahari di Bumi, sehingga menyebabkan peningkatan suhu rata-rata (pemanasan global). Oleh karena itu, setiap kali kita menghemat penggunaan listrik—seperti mematikan lampu, kipas angin, atau AC saat tidak diperlukan—kita secara tidak langsung mengurangi permintaan terhadap listrik. Berkurangnya permintaan listrik berarti PLTU tidak perlu bekerja terlalu keras, sehingga pembakaran batubara dan emisi gas CO₂ pun berkurang. Dengan demikian, perilaku hemat listrik di rumah berkontribusi langsung terhadap upaya pencegahan pemanasan global.
Penutup
Menguasai materi IPAS Kelas 6 Bab 5, 6, 7, dan 8 bukan sekadar persiapan untuk nilai raport, melainkan bekal untuk menjadi warga dunia yang sadar akan budaya dan kelestarian lingkungan. Dari memahami semboyan persatuan hingga merancang aksi nyata lewat proyek ATAP, kamu telah belajar menjadi agen perubahan. Teruslah bereksplorasi, jaga Bumi, dan banggalah dengan identitas bangsamu!