NEW
Memuat...

Soal Sumatif IPAS Kelas 4 Bab 8 : Menjadi Pahlawan Lingkungan

Menjaga bumi bukan lagi sekadar teori di atas kertas, melainkan aksi nyata yang harus dimulai dari pemahaman mendalam siswa di ruang kelas. Namun, banyak pendidik masih memberikan soal hafalan tentang jenis sampah, padahal CP 046 Terbaru (Revisi 2026) menuntut siswa mampu menganalisis permasalahan lingkungan secara sistemik menggunakan pendekatan Deep Learning. 

Admin bagikan Soal Sumatif IPAS Kelas 4 Bab 8 : Menjadi Pahlawan Lingkungan , yang dirancang untuk menguji sejauh mana siswa dapat bertransformasi dari sekadar pengamat menjadi pemecah masalah (problem solver) bagi lingkungan sekitar.

Mengapa Soal Sumatif IPAS Kelas 4 Bab 8 bisa menjadi referensi kalian

  1. Regulasi Terbaru :

    Materi asesmen ini merujuk ketat pada Keputusan BSKAP No. 046/H/KR/2023, yang menekankan pemahaman bermakna pada Fase B. Hal ini memastikan bahwa soal-soal yang disusun sesuai dengan standar regulasi yang berlaku dalam Kurikulum Merdeka dan dapat diimplementasikan di berbagai sekolah di Indonesia.

  2. Pendekatan  Deep Learning:

    Penyusunan soal-soal sumatif ini berfokus pada Connective Thinking, yang memungkinkan siswa menghubungkan aktivitas manusia dengan dampak ekosistem jangka panjang. Dengan pendekatan Deep Learning, siswa diharapkan tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami keterkaitan antara konsep-konsep dalam materi pelajaran dan penerapannya dalam kehidupan nyata.

  3. Validitas Pedagogis:

    Soal-soal yang kami susun mengacu pada tingkat kognitif L3 (Penalaran/HOTS) yang sesuai dengan usia 9-10 tahun. Kami memastikan bahwa soal ini dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis tanpa menyebabkan cognitive overload, yang memungkinkan siswa untuk mengasah kemampuan analitis mereka dalam topik lingkungan.

  4. Sumber Yang Tepat:

    Semua materi yang digunakan dalam penyusunan soal berasal dari buku teks IPAS Kelas 4 Kemdikbudristek revisi terbaru, menjadikannya rujukan yang terpercaya bagi guru dan orang tua dalam menilai pemahaman siswa mengenai isu-isu lingkungan.

Soal Sumatif IPAS Kelas 4 Bab 8 : Menjadi Pahlawan Lingkungan 

ASESMEN SUMATIF BAB 8: MENJADI PAHLAWAN LINGKUNGAN

Nama Siswa : ________________________ Tanggal : ________________________

Kelas : ________________________

I. PILIHAN GANDA (Pilihlah satu jawaban yang paling benar!)

1. Tindakan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat berbelanja termasuk dalam prinsip 4M, yaitu....

a. Menolak

b. Mengurangi

c. Menggunakan ulang

d. Mendaur ulang

2. Upaya melestarikan lingkungan yang dapat dilakukan di sekolah adalah....

a. Membiarkan lampu kelas menyala siang dan malam

b. Membuang sampah bekas jajan ke dalam laci meja

c. Membuat biopori dan menanam tanaman di taman sekolah

d. Menggunakan air bersih secara berlebihan untuk menyiram tanaman

3. Pernyataan berikut yang merupakan contoh interaksi manusia dengan alam yang berdampak negatif adalah....

a. Menanam pohon mangga di halaman rumah

b. Membuang limbah cair rumah tangga langsung ke sungai

c. Membuat lubang resapan biopori di tanah

d. Memilah sampah organik dan anorganik

4. "Carbon footprint" atau jejak karbon adalah....

a. Bekas kaki yang tertinggal di tanah berlumpur

b. Jumlah emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari aktivitas manusia

c. Jejak yang ditinggalkan oleh hewan berkaki empat

d. Gambar telapak kaki yang dicetak di atas kertas

5. Salah satu penyebab utama generasi muda kurang mengenal budaya daerahnya adalah....

a. Banyaknya buku sejarah di perpustakaan

b. Kuatnya pengaruh budaya asing melalui media dan gadget

c. Orang tua yang terlalu sering bercerita tentang tradisi

d. Sekolah yang mewajibkan pembelajaran tari tradisional

6. Berikut ini yang bukan merupakan dampak dari pemanasan global adalah....

a. Mencairnya es di kutub

b. Naiknya permukaan air laut

c. Bertambahnya luas hutan hujan tropis

d. Meningkatnya suhu rata-rata bumi

7. Tindakan "menggunakan ulang" (reuse) dalam prinsip 4M contohnya adalah....

a. Membuat kerajinan dari botol plastik bekas

b. Membawa tas belanja sendiri dari rumah

c. Menggunakan botol minum isi ulang

d. Mengolah sampah daun menjadi kompos

8. Melakukan wawancara kepada orang tua atau tetangga tentang tradisi yang mulai pudar merupakan langkah awal untuk....

a. Melupakan budaya lama

b. Melestarikan kearifan lokal

c. Mencari kesalahan orang tua

d. Membuat laporan tugas sekolah saja

9. Dampak positif dari menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitar adalah, kecuali....

a. Menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen

b. Akarnya dapat membantu mencegah erosi tanah

c. Menghasilkan banyak sampah daun yang mengotori

d. Menyediakan tempat teduh dan menyejukkan udara

10. Sebagai "pahlawan lingkungan", sikap yang harus kita miliki adalah....

a. Acuh tak acuh terhadap masalah sampah di sekitar

b. Menunggu orang lain melakukan perbaikan terlebih dahulu

c. Bertanggung jawab dan proaktif dalam menjaga kelestarian

d. Berpikir bahwa masalah lingkungan adalah urusan pemerintah

II. JAWABAN SINGKAT (Jawablah dengan singkat dan jelas!)

1. Sebutkan dua contoh aktivitas manusia sehari-hari yang dapat meningkatkan jejak karbon!

Jawab: _________________________________________________________

2. Apa yang dimaksud dengan prinsip "Mengurangi" (Reduce) dalam konteks menjaga lingkungan?

Jawab: _________________________________________________________

3. Mengapa budaya tradisional, seperti permainan tradisional, penting untuk diperkenalkan kepada anak-anak di era digital?

Jawab: _________________________________________________________

4. Sebutkan satu contoh masalah lingkungan yang sering terjadi di sekitar permukiman padat penduduk!

Jawab: _________________________________________________________

5. Apa hubungan antara kebiasaan "menanam pohon" dengan upaya mengurangi dampak pemanasan global?

Jawab: _________________________________________________________

III. SOAL URAIAN (Jawablah dengan lengkap dan jelas!)

1. Di sekolah sedang diadakan program "Botolku Temanku" dimana setiap siswa dianjurkan membawa botol minum isi ulang dari rumah dan disediakan dispenser air minum.

a. Prinsip 4M apa yang diterapkan dalam program tersebut? Jelaskan!

b. Menurutmu, apa saja dampak positif program ini bagi lingkungan sekolah? (sebutkan minimal 2)

c. Selain membawa botol minum, tindakan apa lagi yang dapat mendukung program ini agar lebih sukses? (sebutkan 1 tindakan)

Jawab: _________________________________________________________

2. Andi melihat tradisi "Permainan Egrang" sudah sangat jarang dimainkan oleh anak-anak di kampungnya. Mereka lebih memilih bermain game online di gadget.

a. Menurutmu, apa penyebab utama memudarnya tradisi permainan egrang?

b. Sebutkan 2 (dua) nilai positif yang bisa didapatkan anak-anak dari memainkan egrang, yang tidak didapatkan dari game online!

c. Jika Andi ingin melestarikan permainan egrang, apa saja yang dapat ia lakukan? (Sebutkan minimal 2 upaya)

Jawab: _________________________________________________________

3. Pernyataan: "Rata-rata mobil pribadi menghasilkan 3.360 gram CO₂ untuk setiap jam penggunaannya."

a. Berdasarkan pernyataan tersebut, jika ayah menggunakan mobil untuk berangkat dan pulang kerja dengan total 2 jam per hari, berapa perkiraan jejak karbon yang dihasilkan ayah dari mobil saja dalam satu minggu (7 hari)?

b. Sebutkan 2 (dua) alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan yang bisa ayah pertimbangkan untuk mengurangi jejak karbonnya!

c. Selain transportasi, sebutkan 2 (dua) aktivitas lain di rumah yang juga dapat dikurangi untuk menurunkan jejak karbon keluarga!

Jawab: _________________________________________________________

4. Wilayah tempat tinggal Rina sering mengalami banjir saat musim hujan. Setelah diselidiki, penyebabnya adalah sampah yang menyumbat saluran air dan sedikitnya daerah resapan air karena tanah banyak yang ditutupi paving.

a. Sebagai warga yang peduli, tindakan apa yang dapat langsung Rina lakukan untuk mengatasi masalah sampah? (Sebutkan 2 tindakan)

b. Menurutmu, solusi jangka panjang seperti apa yang bisa diusulkan kepada ketua RT/RW untuk meningkatkan daerah resapan air?

c. Mengapa pendidikan tentang menjaga lingkungan sejak dini (seperti di sekolah dasar) sangat penting untuk mencegah masalah seperti ini di masa depan?

Jawab: _________________________________________________________

5. "Menjadi Pahlawan Lingkungan bukan hanya tentang menyelamatkan bumi, tetapi juga tentang melestarikan jati diri bangsa melalui budaya."

a. Jelaskan maksut pernyataan di atas dengan menghubungkan konsep pelestarian lingkungan dengan pelestarian budaya!

b. Berikan satu contoh konkret proyek atau aksi yang dapat dilakukan siswa SD yang sekaligus mendukung pelestarian lingkungan DAN budaya lokal!

c. Sebagai siswa kelas 4, mengapa peranmu sebagai "pahlawan lingkungan dan budaya" sangat penting untuk dimulai dari sekarang?

Jawab: _________________________________________________________


KUNCI JAWABAN ASESMEN SUMATIF BAB 8

I. PILIHAN GANDA

1. a. Menolak

2. c. Membuat biopori dan menanam tanaman di taman sekolah

3. b. Membuang limbah cair rumah tangga langsung ke sungai

4. b. Jumlah emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari aktivitas manusia

5. b. Kuatnya pengaruh budaya asing melalui media dan gadget

6. c. Bertambahnya luas hutan hujan tropis

7. c. Menggunakan botol minum isi ulang

8. b. Melestarikan kearifan lokal

9. c. Menghasilkan banyak sampah daun yang mengotori

10. c. Bertanggung jawab dan proaktif dalam menjaga kelestarian

II. JAWABAN SINGKAT

1. Contoh: Menggunakan kendaraan bermotor pribadi setiap hari, menyalakan AC/penghangat ruangan terus-menerus, membeli makanan dengan kemasan berlebihan. (Sebutkan dua).

2. Prinsip mengurangi berarti menggunakan sumber daya (seperti listrik, air, bahan bakar, plastik) lebih sedikit dari biasanya untuk meminimalkan limbah dan polusi.

3. Karena permainan tradisional mengandung nilai kebersamaan, melatih motorik kasar, kreativitas, dan mengenalkan kearifan lokal, serta dapat mengimbangi waktu penggunaan gadget yang berlebihan.

4. Contoh: Tumpukan sampah yang tidak terangkut, pencemaran air sungai akibat limbah rumah tangga, banjir akibat saluran air tersumbat. (Sebutkan satu).

5. Pohon menyerap karbon dioksida (CO₂) dari atmosfer (gas rumah kaca penyebab pemanasan global) untuk proses fotosintesis, sehingga dapat membantu menurunkan konsentrasi gas tersebut di udara.

III. SOAL URAIAN

1. a. Prinsip "Menolak" (menolak menggunakan botol/gelas plastik sekali pakai) dan "Menggunakan Ulang" (menggunakan botol minum yang bisa diisi kembali).

b. Dampak Positif:

• Mengurangi volume sampah plastik di sekolah.

• Menghemat pengeluaran sekolah atau siswa karena tidak perlu membeli air kemasan.

• Menanamkan kebiasaan hidup hemat dan ramah lingkungan sejak dini.

c. Tindakan pendukung: Mensosialisasikan program dan tujuannya kepada seluruh warga sekolah, memasang poster ajakan, memberikan apresiasi kepada kelas yang paling konsisten, memastikan dispenser terawat dan airnya terisi.

2. a. Penyebab: Kuatnya daya tarik gadget dan game online yang lebih mudah diakses, kurangnya teman sebaya yang mau bermain egrang, kurangnya pengenalan dan fasilitasi dari orang dewasa (orang tua/guru), dan kesan bahwa permainan tradisional ketinggalan zaman.

b. Nilai Positif Egrang:

• Melatih keseimbangan fisik, motorik kasar, dan kesehatan karena aktif bergerak.

• Melatih interaksi sosial dan kerja sama karena biasanya dimainkan bersama teman.

• Mengasah kesabaran dan ketekunan untuk bisa bermain dengan baik.

c. Upaya Pelestarian:

• Meminta diajari cara membuat dan memainkan egrang oleh orang yang bisa.

• Mengajak dan mengajari teman-teman sebaya untuk bermain egrang bersama.

• Mengusulkan kepada guru untuk mengadakan lomba atau kegiatan egrang di sekolah pada saat peringatan hari tertentu.

• Membuat video singkat cara bermain egrang dan membagikannya di media sosial keluarga/sekolah.

3. a. Perhitungan:

Jejak karbon per hari = 2 jam x 3.360 gram = 6.720 gram.

Jejak karbon per minggu = 6.720 gram x 7 hari = 47.040 gram atau 47,04 kg CO₂.

b. Alternatif transportasi ramah lingkungan: Bersepeda, berjalan kaki (jika jarak dekat), menggunakan angkutan umum (bus/angkot), atau kendaraan listrik jika tersedia.

c. Aktivitas lain yang bisa dikurangi:

• Penggunaan listrik: Mematikan lampu dan peralatan elektronik jika tidak digunakan, mengurangi penggunaan AC.

• Produksi sampah: Mengurangi belanja barang dengan kemasan berlebihan, mengurangi makanan sisa (food waste).

4. a. Tindakan langsung Rina:

• Mengajak keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah.

• Ikut serta dalam kerja bakti membersihkan selokan dan lingkungan sekitar.

• Menyosialisasikan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan kepada tetangga terdekat.

b. Solusi jangka panjang:

• Menggalakkan pembuatan biopori atau sumur resapan di setiap rumah atau area terbuka.

• Mengurangi pavingisasi dan menambah taman atau ruang hijau sebagai area resapan.

• Membuat aturan bersama tentang pembuangan sampah dan pemeliharaan saluran air.

c. Pentingnya pendidikan sejak dini: Karena kebiasaan dan sikap peduli lingkungan akan lebih mudah tertanam jika dibentuk sejak kecil. Siswa SD yang sudah paham akan menjadi agen perubahan di keluarganya dan dewasa nanti akan menjadi warga yang bertanggung jawab, sehingga masalah serupa dapat dicegah.

5. a. Maksud pernyataan: Tindakan menjaga lingkungan (seperti merawat alam, mengurangi polusi) adalah tindakan menjaga sumber kehidupan fisik kita. Sementara itu, melestarikan budaya (tradisi, kearifan lokal) adalah tindakan menjaga identitas dan nilai-nilai luhur yang membuat kita menjadi bangsa yang berkarakter. Keduanya sama-sama penting untuk keberlanjutan bangsa Indonesia secara utuh, baik secara fisik maupun sosial-budaya.

b. Contoh proyek/aksi terpadu:

• Proyek "Kebun Budaya Sekolah": Menanam tanaman obat tradisional atau tanaman khas daerah di sekolah, sambil mempelajari khasiat dan filosofinya dalam budaya lokal.

• Membuat Kompos dan Kerajinan Daur Ulang Bertema Budaya: Mengolah sampah organik menjadi kompos untuk tanaman, dan sampah anorganik dibuat kerajinan yang terinspirasi motif batik atau bentuk rumah adat.

• Festival Permainan Tradisional dan Pasar Hidup Hijau: Mengadakan festival yang menampilkan permainan tradisional (seperti egrang, congklak) sekaligus mengedukasi tentang zero-waste dan jualan produk lokal tanpa kemasan plastik.

c. Pentingnya dimulai dari sekarang: Karena kebiasaan baik yang dimulai sejak kecil akan melekat kuat hingga dewasa. Sebagai generasi penerus, kamu adalah calon pemimpin masa depan. Jika sejak dini sudah memiliki kepedulian dan pengetahuan untuk menjaga lingkungan dan budaya, maka kamu akan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan dapat membawa perubahan positif untuk Indonesia yang lebih lestari.

Paragraf Penutup:

Menjadi pahlawan lingkungan dimulai dari cara kita mengevaluasi pemahaman anak-anak kita. Dengan Soal Sumatif IPAS Kelas 4 Bab 8 : Menjadi Pahlawan Lingkungan berbasis Deep Learning dan CP 046, kita tidak hanya memberikan nilai angka, tetapi juga menanamkan benih kepedulian yang akan tumbuh menjadi karakter pelindung bumi. Soal ini dirancang untuk membantu siswa memahami pentingnya pelestarian lingkungan, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis mereka.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url