Teknik Dasar Jalan Cepat

Gurupertama. Teknik Dasar Jalan Cepat.  Berjalan cepat meningkatkan tingkat kesehatan dan kebugaran karena memungkinkan Kami berjalan lebih jauh dari biasanya tanpa mudah lelah .

Selain itu, berjalan cepat secara teratur secara signifikan mengurangi kelebihan lemak dalam tubuh Kami dengan mengurangi kelebihan kalori dari lemak yang tersimpan di dalam jaringan tubuh dan aliran darah.

Jalan cepat membutuhkan teknik dan kontraksi otot yang tepat. Untuk memulai, persiapkan tubuh untuk jalan cepat dengan meregangkan kaki, lengan, dan otot punggung. Selanjutnya, posisikan tubuh Kami sehingga Kami tegak tetapi tidak kaku seperti saat duduk atau berdiri diam.Teknik Dasar Jalan Cepat

Berjalan cepat membutuhkan upaya sadar dari tubuh Kalian. Selanjutnya, mulailah berjalan dengan kecepatan tetap sampai Kalian merasa nyaman untuk berhenti sama sekali.

Kalian akan tahu kapan titik ini tiba karena melibatkan rasa lelah yang luar biasa@ setelah itu, Kalian harus beristirahat sejenak sebelum melakukannya lagi. Ini juga meningkatkan volume darah yang mengalir melalui tubuh yang mengarah pada asupan oksigen yang lebih besar dan peningkatan fungsi kardiovaskular.

Baca Juga : Teknik Dasar Permainan Kasti dan Penjelasannya

Jalan cepat adalah cara terbaik untuk tetap sehat karena membakar lemak, meningkatkan tingkat kebugaran, meningkatkan fungsi kardiovaskular, dan mengurangi berat badan melalui pengurangan lemak yang tersimpan di dalam jaringan tubuh dan aliran darah! Oleh karena itu dengan mempertimbangkan semua manfaat yang disebutkan sebelumnya; jalan cepat teratur adalah latihan yang ideal bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan mereka!

Teknik Dasar Jalan Cepat

Dalam melakukan jalan cepat, yang harus diperhatikan adalah posisi badan atau togok ayunan lengan atau tangan, langkah kaki, dan posisi kaki saat mendarat terutama tumit kaki. Teknik dasar jalan cepat yaitu harus memperhatikan posisi badan,ayunan lengan dan langkah kaki

Dalam melakukan jalan cepat, yang harus diperhatikan adalah posisi badan atau togok ayunan lengan atau tangan, langkah kaki, dan posisi kaki saat mendarat terutama tumit kaki

Teknik Posisi Badan atau Togok

Tehnik Sikap dan Teknik Jalan Cepat. Posisi badan atau togok dalam jalan cepat antara lain sebagai berikut.

1) Posisi badan saat berjalan harus tegak.

2) Pandangan mata ke depan, kepala tegak, punggung dan bahu lurus.

3) Hindari kecenderungan apapun yang mengakibatkan tubuh condong ke depan.

4) Posisi badan ini harus rileks dan disesuaikan dengan ayunan lengan dan langkah kaki.

Baca Juga : Teknik Dasar Permainan rounder dan Penjelasannya

Teknik Ayunan Lengan atau Tangan

Ayunan lengan atau tangan jalan cepat antara lain sebagai berikut.

1) Gerakan ayunan tangan selalu beriringan dengan gerakan kaki. Jika kaki kanan melangka ke depan maka tangan kiri ke belakang, begitu pula sebaliknya.

2) Tangan yang diayun ke belakang ditekuk setinggi rata-rata pinggang dan siku bergera bebas. Saat tangan diayunkan ke depan, tangan tidak jauh dari pada (kurang lebih sampai 15 cm dari dada).

3) Keadaan tangan mengepal tetapi rileks (jari jari tangan jangan kaku).

4) Pergelangan tangan jangan lemas. 

Teknik Langkah Kaki

Langkah-langkah dalam jalan cepat antara lain sebagai berikut.

1) Langkah kaki pendek-pendek dan cepat.

2) Ayunan langkah tungkai atas dan bawah diangkat tidak terlalu tinggi.

3) Jangan lakukan gerakan langkah kaki yang terlalu lebar, karena dapat menyebabkan cidera pada otot kaki. Gerakan langkah kaki depan terdiri dari:

a) Pada bagian paha, otot paha harus rileks.

b) Pada bagian lutut, otot lutut harus dikencangkan.

Teknik Dasar Jalan Cepat

Peraturan Jalan Cepat

Adapun pokok- pokok peraturan jalan cepat adalah sebagai berikut.

1) Pada saat melangkah berjalan, salah satu kaki harus selalu kontak dengan tanah. Jika melanggar, petugas akan memperingatkan. Jika kesalahan tersebut diulangi maka pejalan akan didiskualifikasi dan dikeluarkan dari lomba.

2) Diskualiikasi (larangan berlomba/melanjutkan perlombaan). Hal ini disebabkan karena:

a) Gagal atau tidak memenuhi definisi jalan cepat pada waktu perlombaan.

b) Melakukan pelanggaran pada saat perlombaan berlangsung.

3) Jika lomba jalan cepat dilakukan di track (lintasan), peserta yang didiskualifikasi harus meninggalkan lintasan. Jika lomba jalan cepat dilakukan di jalan raya, peserta yang didiskualifikasi harus mencopot nomor dadanya dan segera keluar dari perlombaan.

Berikut penjelasan singkat tentang teknik dasar dalam perlombaan jalan cepat.

1) Berdiri beberapa meter di belakang garis start.

2) Setelah mendengar aba-aba "bersedia" dari petugas starter, segera maju dan menempatkan salah satu kaki di belakang garis start. Lutut sedikit ditekuk dan kaki yang lain beradalurus di belakang dengan posisi santai (tidak kaku).

Baca Juga : Teknik Dasar Tolak Peluru

3) Badan condong ke depan, berat badan bertumpu pada kaki yang di depan. Kedua lengan rileks (tergantung dengan sikut bengkok) dekat badan, serta pandangan lurus ke arah depan.

4) Pada saat mendengar aba-aba "Ya" atau bunyi pistol dari starter, segera langkahkan 8ge kaki belakang ke depan bersamaan dengan ayunan lengan ke depan dan ke belakang. Selanjutnya jalan lurus secepat-cepatnya sampai melewati garis finish. Ingatlah selalu teknik jalan cepat untuk mengoptimalkan gerak tubuh dan mencapai hasil yang maksimal.

5) Ketika melewati garis finish, tidak ada teknik khusus yang dipelajari karena biasanya pejalan cepat jalan terus ketika melewati garis finish.

Mengenai jarak untuk latihan jalan cepat dapat ditentukan secara bertahap mulai jarak yang dekat hingga jarak jauh. Misalnya 200 m, 500 m, dan 1.000 m. Perlombaan jalan cepat yang harus ditempuh untuk putera yaitu: 10 km dan 20 km. Lomba jalan cepat untuk puteri: km dan 10 km. Dalam Olimpiade putera 20 km dan 50 km, sedangkan puteri 10 km. Teknik Dasar Jalan Cepat

Demikianlah artikel admin tentang Teknik Dasar Jalan Cepat. semoga bermanfaat.

Next Post Previous Post