Soal Sumatif Akhir Pancasila Kelas 5 Bab 3 & 4 Kurikulum Merdeka
Memahami nilai-nilai Pancasila pada Fase C (Kelas 5 SD) bukan lagi soal menghafal sila atau semboyan semata. Kurikulum Merdeka menuntut siswa mampu mempraktikkan nilai kedaulatan, kebinekaan, dan kerja sama dalam lingkungan nyata—mulai dari rumah, sekolah, hingga masyarakat.
Namun, di lapangan masih banyak pendidik yang mengalami kesulitan menyusun asesmen gabungan Bab 3 dan Bab 4 yang benar-benar selaras dengan Keputusan BSKAP No. 046/H/KR/2023 (CP 046 Revisi 2026). Soal yang tersedia sering kali terlalu dangkal, bersifat LOTS, dan belum mendorong nalar kritis serta pemecahan masalah.
Sebagai solusi, artikel ini menyajikan Soal Sumatif Pendidikan Pancasila Kelas 5 Bab 3 & 4 Kurikulum Merdeka yang dirancang dengan pendekatan Deep Learning, sehingga mampu mengukur pemahaman konseptual sekaligus sikap dan karakter kewarganegaraan siswa.
Keunggulan Soal Sumatif Ini
Sinkronisasi Regulasi
Seluruh indikator soal disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) 046 Revisi 2026, mencakup penguatan NKRI, kebinekaan global, dan tanggung jawab warga negara sejak dini.
Pendekatan Deep Learning
Soal tidak berhenti pada pertanyaan “apa” dan “siapa”, tetapi mendorong siswa:
-
Membandingkan situasi sosial
-
Menganalisis sebab–akibat
-
Menentukan solusi kerja sama yang adil dan inklusif
Validitas Pedagogis
Setiap soal terintegrasi dengan Profil Pelajar Pancasila, khususnya:
-
Gotong Royong
-
Kebinekaan Global
-
Bernalar Kritis
Efisien bagi Guru
Dapat digunakan sebagai:
-
Asesmen sumatif akhir bab
-
Bahan persiapan PAS / ASAT
-
Referensi penyusunan soal HOTS Pendidikan Pancasila
Pemetaan Materi Bab 3 & Bab 4 (Table Snippet)
| Bab | Fokus Materi | Pendekatan Deep Learning | Indikator Soal |
|---|---|---|---|
| Bab 3 | Keragaman Budaya & Identitas | Analisis perbedaan sebagai kekuatan bangsa | Siswa mengevaluasi sikap menghargai budaya lain |
| Bab 3 | Kedaulatan & NKRI | Studi kasus kehidupan bermasyarakat | Menentukan sikap warga negara yang bertanggung jawab |
| Bab 4 | Kerja Sama di Rumah & Sekolah | Problem solving berbasis musyawarah | Solusi konflik dalam kerja kelompok |
| Bab 4 | Gotong Royong di Masyarakat | Analisis peran individu dalam komunitas | Evaluasi dampak jika kerja sama tidak terwujud |
Tabel ini membantu guru memindai keterkaitan materi secara cepat dan memastikan asesmen tetap fokus pada kompetensi inti.
Soal Sumatif Akhir Pancasila Kelas 5 Bab 3 & 4 Kurikulum Merdeka
ASESMEN SUMATIF PENDIDIKAN PANCASILA
Materi: Bab 3 & Bab 4 (Kurikulum Merdeka)
I. PILIHAN GANDA (20 NOMOR)
1. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika diambil dari Kitab Sutasoma yang ditulis pada zaman Kerajaan Majapahit oleh...
A. Mpu Prapanca
B. Mpu Tantular
C. Gajah Mada
D. Hayam Wuruk
2. Salah satu kegiatan gotong royong yang dilakukan di sekolah untuk menjaga kenyamanan belajar adalah...
A. Menitip tugas kepada teman
B. Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal
C. Mengerjakan ujian bersama-sama
D. Membeli jajanan di kantin
3. Dalam permainan Gobak Sodor, tim penjaga garis harus menunjukkan kerja sama agar...
A. Lawan tidak bisa menembus benteng pertahanan
B. Permainan selesai lebih cepat
C. Lapangan tidak rusak
D. Bisa berlari sendirian dengan cepat
4. Bahasa Indonesia disebut sebagai bahasa persatuan karena fungsinya sebagai...
A. Bahasa yang paling sulit di dunia
B. Alat komunikasi antar-suku bangsa yang beragam di Indonesia
C. Bahasa yang hanya digunakan saat upacara
D. Pengganti semua bahasa daerah di Indonesia
5. Menghargai teman yang sedang menjalankan ibadah di tengah kegiatan masyarakat merupakan pengamalan Pancasila sila...
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
6. Contoh nyata pengamalan Sila Keempat di dalam kelas saat terjadi perbedaan pendapat tentang warna kaos kelas adalah...
A. Mengikuti pendapat teman yang paling galak
B. Melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat
C. Membeli warna kaos masing-masing
D. Meminta guru menentukan tanpa bertanya pada siswa
7. Tokoh yang dikenal sebagai Bapak Bangsa dan berperan memberikan nama "Pancasila" pada 1 Juni 1945 adalah...
A. Moh. Yamin
B. Dr. Soepomo
C. Ir. Soekarno
D. Drs. Moh. Hatta
8. Panitia Sembilan dibentuk setelah sidang pertama BPUPK selesai dengan fungsi utama untuk...
A. Memilih Presiden
B. Menyelaraskan dan menyusun kembali usulan dasar negara
C. Menetapkan hari kemerdekaan
D. Melawan penjajah secara fisik
9. Para perumus Pancasila memiliki karakter "Rela Berkorban" yang artinya...
A. Mengharapkan imbalan setelah merdeka
B. Bersedia memberikan tenaga, waktu, bahkan nyawa demi kepentingan bangsa
C. Memaksa orang lain untuk membantu
D. Bekerja hanya jika ada pemimpin
10. Sebelum memulai sebuah proyek kelompok, anggota harus menyusun rencana agar...
A. Pekerjaan menumpuk pada satu orang
B. Tugas terbagi secara adil dan jelas
C. Tidak perlu ada yang bekerja
D. Kelompok menjadi paling santai
11. Secara bahasa, kata "Ika" dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti...
A. Berbeda
B. Itu/Jua
C. Satu
D. Persatuan
12. Bayangkan jika di sebuah pertemuan nasional para perwakilan suku hanya menggunakan bahasa daerahnya masing-masing. Apa yang kemungkinan besar akan terjadi?
A. Pertemuan akan berjalan sangat tenang
B. Terjadi hambatan komunikasi dan sulit mencapai kesepakatan nasional
C. Semua suku akan merasa sangat senang
D. Indonesia akan lebih cepat maju
13. Memakai baju daerah pada saat perayaan HUT RI di kampung merupakan wujud pengamalan sila...
A. Satu
B. Dua
C. Tiga
D. Empat
14. Siapakah ketua BPUPK yang memimpin sidang perumusan dasar negara?
A. Dr. Radjiman Wedyodiningrat
B. Mr. Maramis
C. H. Agus Salim
D. Ki Bagus Hadikusumo
15. Saat hasil musyawarah kelas memutuskan untuk mengunjungi museum, sementara kamu sangat ingin ke pantai, sikap terbaikmu sebagai pengamalan sila keempat adalah...
A. Membolos saat hari kunjungan ke museum
B. Menerima keputusan dengan lapang dada dan ikut menyukseskan acara
C. Mengajak teman lain untuk memprotes ketua kelas
D. Diam saja tapi tidak mau membantu selama di museum
16. Karakter perumus Pancasila yang menghargai perbedaan pendapat antar anggota sidang disebut...
A. Kerja keras
B. Toleransi
C. Disiplin
D. Tanggung jawab
17. Gotong royong membersihkan selokan di lingkungan rumah bertujuan untuk...
A. Mendapat pujian dari tetangga
B. Mencegah banjir dan mempererat kerukunan warga
C. Menghemat biaya listrik
D. Mencari harta karun yang hilang
18. Lapangan yang digunakan untuk bermain Gobak Sodor berbentuk...
A. Lingkaran
B. Segitiga
C. Persegi panjang yang dibagi menjadi beberapa kotak
D. Trapesium
19. Dokumen sejarah hasil kerja Panitia Sembilan yang memuat rumusan awal Pancasila adalah...
A. Teks Proklamasi
B. Piagam Jakarta
C. UUD 1945
D. Peraturan Pemerintah
20. Dalam sebuah kelompok "Pekan Sarapan Nusantara", ada anggota yang sangat sibuk sehingga tidak bisa membawa makanan. Bagaimana pembagian tugas yang paling bijaksana?
A. Mengeluarkan anggota tersebut dari kelompok
B. Mengganti tugasnya menjadi penanggung jawab kebersihan atau mencatat resep
C. Membiarkannya tidak mengerjakan apa pun
D. Memberikan tugas yang paling berat sebagai hukuman
II. ISIAN SINGKAT (10 NOMOR)
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Semboyan negara Indonesia tertulis pada pita yang digenggam oleh ....
2. Pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong akan terasa lebih ....
3. Dalam Gobak Sodor, penjaga garis paling belakang yang bisa bergerak ke depan dan belakang disebut garis ....
4. "Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia" merupakan bunyi ikrar ketiga dalam ....
5. Pembagian tugas dalam kelompok bertujuan agar tidak terjadi .... tugas (dua orang mengerjakan hal yang sama).
6. Sila kedua Pancasila menekankan pada nilai .... antar sesama manusia.
7. Keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak melalui diskusi disebut ....
8. Tokoh nasional yang mengusulkan lima dasar negara pada 29 Mei 1945 adalah ....
9. Panitia Sembilan terdiri dari golongan kebangsaan dan golongan ....
10. Sikap para pahlawan yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi disebut ....
III. ESAI (5 NOMOR)
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas!
1. Jelaskan makna Bhinneka Tunggal Ika dengan bahasamu sendiri! Mengapa kita harus menerapkan semboyan ini di sekolah?
Jawab: _________________________________________________________
2. Rancanglah sebuah rencana pembagian tugas kelompok untuk acara "Pameran Budaya". Sebutkan minimal 3 nama tugas dan apa yang harus dikerjakan!
Jawab: _________________________________________________________
3. Sebutkan 3 tokoh yang memberikan usulan dasar negara pada sidang BPUPK!
Jawab: _________________________________________________________
4. Seorang siswa baru dari daerah yang berbeda masuk ke kelasmu. Dia kesulitan berbahasa Indonesia dan tampak malu. Jelaskan bagaimana caramu menerapkan nilai Pancasila (Sila ke-2 dan ke-4) untuk membantunya!
Jawab: _________________________________________________________
5. Sebutkan 3 karakter pahlawan perumus Pancasila yang patut kamu teladani dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang pelajar!
Jawab: _________________________________________________________
KUNCI JAWABAN
I. Pilihan Ganda
1. B
2. B
3. A
4. B
5. A
6. B
7. C
8. B
9. B
10. B
11. B
12. B
13. C
14. A
15. B
16. B
17. B
18. C
19. B
20. B
II. Isian Singkat
1. Burung Garuda Pancasila
2. Ringan / Cepat selesai
3. Sodoran
4. Sumpah Pemuda
5. Tumpang tindih / Penumpukan
6. Kemanusiaan / Peduli / Sayang
7. Musyawarah mufakat (atau Voting)
8. Moh. Yamin
9. Agama
10. Rela Berkorban / Cinta Tanah Air
III. Esai (Pedoman Jawaban)
1. Makna: Meskipun kita berbeda suku, agama, dan budaya, kita tetap satu bangsa Indonesia. Penting di sekolah: Agar tidak terjadi perundungan (bullying), semua siswa bisa berteman dengan rukun, dan tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua.
2. Contoh Rencana:
• Penanggung Jawab Dekorasi: Menyiapkan dan menghias stan pameran.
• Penanggung Jawab Materi: Menyiapkan poster, penjelasan tertulis, dan mempelajari informasi budaya yang dipamerkan.
• Penanggung Jawab Penyambut Tamu: Menyapa dan menjelaskan isi pameran kepada pengunjung.
3. Moh. Yamin, Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.
4. Sila ke-2 (Kemanusiaan): Menyapanya dengan ramah, menawarkan bantuan untuk memahami pelajaran, dan tidak mengejek kesulitan bahasanya. Sila ke-4 (Kerakyatan): Mengajaknya berpartisipasi dalam diskusi kelompok, memberikan kesempatan dia berbicara, dan mendengarkan pendapatnya meskipun perlu kesabaran ekstra.
5. Contoh 3 karakter: Kerja keras, Toleransi, dan Cinta tanah air.
FAQ
Apa kaitan Deep Learning dengan literasi kewarganegaraan?
Deep Learning membantu siswa memahami nilai Pancasila secara bermakna, bukan sekadar hafalan. Melalui studi kasus dan analisis situasi nyata, siswa belajar menjadi warga negara yang berpikir kritis, empatik, dan bertanggung jawab.
Apakah soal ini termasuk HOTS?
Ya. Sebagian besar soal berada pada level C4–C5, menuntut analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah kontekstual.
Penutup
Integrasi Bab 3 dan Bab 4 dalam satu asesmen memberikan potret utuh kematangan karakter siswa Kelas 5—tidak hanya memahami keberagaman dan identitas, tetapi juga mampu bekerja sama secara adil dan inklusif.
Dengan pendekatan Deep Learning dan kepatuhan penuh pada CP 046 Revisi 2026, soal sumatif ini menjadi instrumen yang relevan untuk membentuk generasi Pancasilais yang kritis, toleran, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.