Sejarah Tenis Meja di Dunia dan di Indonesia

Sejarah Tenis Meja di Dunia dan di Indonesia


Tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga atau permainan yang cukup digemari di dunia, di samping sepakbola, tenis, dan lain-lain. Olahraga ini biasanya dimainkan di dalam ruangan (indoor). Tenis meja sebetulnya merupakan gabungan permainan atau olahraga kuno, tenis lapangan dan bulu tangkis. 
Olahraga ini dapat dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasang (untuk ganda) yang berlawanan dengan peraturan yang berlainan a tersendiri. Di bawah ini admin Gurupertama akan menjelaskan secara singkat Sejarah Tenis Meja di Dunia dan di Indonesia. Adapun sejarahnya sebagai berikut :

 A. Sejarah Tennis Meja di Dunia

Asal Mula Tenis Meja. Olahraga tenis meja berasal dari Eropa dan mulai populer di Inggris pada tahun 1880-an, Saat itu, tenis meja dikenal sebagal permainan dengan nama pingpong, gossima, dan whiffwhaff, Masyarakat kelas atas Victoria menganggap olahraga ini sebagai hiburan atau permainan setelah makan malam. 
Oleh karena itu, saat awal diperkenalkannya tenis meja, para penggemar tenis meja ini bermain dengan busana malam yang meriah, Olahraga tenis meja mempunyai wadah regni untuk tingkat dunia pada tanggal 15 Januari 1926 atas prakarsa Dr, George Lehman dari Jerman. Tenis meja baru dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada olimpiade Seoul, Korea Selatan tahun 1988. 
Qlimpiade sendiri merupakan ajang olahraga yang palin9 prestisius pada saat itu. Olahraga tenis meja sendiri pernah menjadi ajang untuk mencairkan ketegangan hubungan antara kedua negara, yaitu Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina. Hal ini bermula ketika pada tahun 1970-an, para pemain tenis meja Amerika Serikat diundang untuk ikut serta dalam sebuah turnamen di Republik Rakyat Cina. 
Oleh karena itu, saat itu muncul istilah "Diplomasi Ping Pong" yang ditandai dengan kunjungan Richard Nixon, presiden Amerika Serikat ke Tiongkok, Cina. Tenis meja juga menjadi sumber inspirasi bagi sebuah video game terkenal padą tahun 1972 untuk merilisnya dengan nama Pong.ahraga ini pernah dilarang Uni Soviet untuk dimainkan oleh penduduknya dari tahun 1930 hingga 1950. 
Pemerintah Uni Soviet beralasan bahwa olahraga ini berbahaya jika mengenai mata pemainnya. Akan tetapi, setelah tahun 1951, pemerintah Uni Soviet memperbolehkan penduduknya untuk memainkan tenis meja. 

B. Sejarah Tennis Meja di Indonesia

Sejarah Tenis Meja di Indonesia.  Tenis meja masuk ke Indonesia pada tahun 1930- an sebagai salah satu cabang olahraga prestasi yang cukup populer di kalangan orang Belanda yang dimain- kan di balai-balai pertemuan umun orang Belanda, yang disebut dengan Societeit. Olahahraga ini baru memasyarakat melalui golongan pamong dan pegawai negeri saat itu (ambtenaar) pada tahun 1940-an. 
Tahun 1948, di Surabaya dibentuk sebuah organisasi pertenismejaan dengan nama PPSI atau Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia. Pembentukan organisasi ini diprakarsai oleh para pemain tenis meja yang berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Surakarta, dan Yogyakarta. 
Tenis meja sendiri dipakai secara resmi di Indonesia pada tahun 1951. Peresmian nama pingpong menjadi tenis meja juga mengubah organisasi PPSI menjadi PTMSI atau Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia. Dengan demikian, PTMSI menjadi anggota dari TA atay Table Tennis Federation of Asia. PTMSI pernan mengikuti pertandingan yang diselenggarakan ole TTFA di Singapura dan Manila. 
Sementara itu, PTMSI masuk menjadi anggota ITTF atau International 1abie ennis Federation pada tahun 1961' sebagal negaid anggota yang ke-73. Dengan bergabungnya PTMSI ke ITTF berarti kejuaraan-kejuaraan dunia tenis meja pun selalu diikuti PTMSI. Kejuaraan tenis meja tingkat dunia mulai diikuti PTMSI sejak tahun 1963 di Praha. 
Saat itu, pemain putra PTMSI berhasil masuk peringkat ke- 34, sedangkan pemain putrinya masuk ke peringkat 31. Saat ini, lebih dari 400.000 petenis meja yang berasal dari beberapa negara terdaftar sebagai petenis meja aktif pada ITTF. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, karena setiap PTMSI mengadakan kejuaraan terbuka di tingkat daerah, peserta yang ikut tenis meja berjumlah 150-200 orang.
Demikianlah artikel kami tentang Sejarah Tenis Meja di Dunia dan di Indonesia. Semoga bermanfaat
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url