Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan

Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ). Seperti namanya, alat-alat ini digunakan untuk manajemen informasi, serta untuk produksi, penyimpanan dan distribusi informasi. TIK terdiri dari alat-alat lama dan baru. Alat lama termasuk radio, televisi, telepon. Alat-alat baru termasuk komputer, satelit, Internet dan teknologi nirkabel.

TIK tersedia dalam banyak bentuk seperti audio, video, gambar, dan teks. TIK menangani teknologi terbaru dan seperangkat media audio-visual sederhana seperti slide, radio, kaset, dan film.

Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan

Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat mempengaruhi pembelajaran siswa ketika guru memiliki literasi digital dan mengerti cara mengintegrasikannya ke dalam kurikulum. Sekolah menggunakan beragam alat TIK untuk berkomunikasi, menciptakan, menyebarluaskan, menyimpan, dan mengelola informasi. 

Dalam beberapa konteks, TIK juga menjadi bagian integral dari interaksi pembelajaran, melalui pendekatan seperti mengganti papan tulis dengan papan tulis digital interaktif, menggunakan ponsel atau perangkat lain siswa sendiri untuk belajar selama waktu kelas, dan model "kelas terbalik" di mana siswa menonton ceramah di rumah di komputer dan menggunakan waktu kelas untuk latihan interaktif yang lebih.

Ketika guru memiliki literasi digital dan dilatih untuk menggunakan TIK, pendekatan ini dapat menyebabkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, memberikan opsi yang kreatif dan individual untuk siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka, dan meninggalkan siswa lebih siap menghadapi perubahan teknologi berkelanjutan di masyarakat dan tempat kerja.

Apa saja teknologi dalam bidang pendidikan?

Teknologi komputer dan aspek lain dari budaya digital telah mengubah cara orang hidup, bekerja, bermain, dan belajar, mempengaruhi pembentukan dan distribusi pengetahuan dan kekuasaan di selumur dunia. Lulusan yang kurang familiar dengan budaya digital semakin tertekan dalam ekonomi nasional dan global.

Di banyak negara, literasi digital dibangun melalui penggabungan teknologi informasi dan komunikasi  ke sekolah. Beberapa teknologi dalam bidang pendidikan sebagai berikut :

1. Satu laptop per anak

Laptop yang lebih murah telah dirancang untuk digunakan di sekolah pada basis 1:1 dengan fitur seperti konsumsi daya yang lebih rendah, sistem operasi yang murah, dan fungsi pemrograman ulang dan jaringan mesh khusus. Namun, meskipun upaya untuk mengurangi biaya, memberikan satu laptop per anak mungkin terlalu mahal untuk beberapa negara berkembang seperti di negara kita Indonesia

2. Tablet

Tablet adalah komputer pribadi kecil dengan layar sentuh, yang memungkinkan input tanpa keyboard atau mouse. Perangkat lunak pembelajaran murah ("aplikasi") dapat diunduh ke tablet, menjadikannya alat yang versatile untuk belajar. Aplikasi yang paling efektif mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan memberikan opsi yang kreatif dan individual untuk siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka.

3. Papan Tulis Interaktif atau Smart Board

Papan tulis interaktif memungkinkan gambar komputer yang diproyeksikan untuk ditampilkan, dimanipulasi, digeser, diklik, atau disalin. Sekaligus, catatan tangan dapat ditulis di papan dan disimpan untuk digunakan kemudian. Papan tulis interaktif terkait dengan instruksi kelas penuh bukan aktivitas berpusat pada siswa. Partisipasi siswa umumnya lebih tinggi ketika TIK tersedia untuk penggunaan siswa di seluruh kelas.

4. E-reader

E-reader adalah perangkat elektronik yang dapat memuat ratusan buku dalam bentuk digital, dan mereka semakin banyak digunakan dalam pengiriman materi bacaan. Siswa - baik pembaca yang terampil maupun pembaca yang enggan - telah memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan e-reader untuk bacaan mandiri.

Fitur e-reader yang dapat berkontribusi terhadap penggunaan yang positif termasuk kemudahan bawa, daya tahan baterai yang lama, respon terhadap teks, dan kemampuan untuk menentukan kata-kata yang tidak dikenal. Selain itu, banyak judul buku klasik tersedia secara gratis dalam bentuk e-book.

5. Kelas Terbalik

Model kelas terbalik, yang melibatkan ceramah dan latihan di rumah melalui pengajaran yang dipandu komputer dan aktivitas pembelajaran interaktif di kelas, dapat memungkinkan untuk kurikulum yang diperluas. Ada sedikit penyelidikan tentang hasil pembelajaran siswa kelas terbalik. 

Persepsi siswa tentang kelas terbalik bercampur, tetapi umumnya positif, karena mereka lebih menyukai aktivitas pembelajaran kooperatif di kelas daripada ceramah.

Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan

Berikut beberapa alasan mengapa Teknologi Informasi dan Komunikasi penting dalam Pendidikan. Ayo lihat!

1. Mudah diakses

TIK dalam pendidikan memberikan akses kepada semua jenis pelajar. Semua siswa dapat belajar dari materi yang disediakan. Bahkan siswa dengan kebutuhan khusus dapat merasakan manfaat terbesar dari penggunaannya. TIK juga mencakup topik seperti digital divide dan memungkinkan bahkan orang miskin untuk memiliki akses ke alat yang memenuhi kebutuhan pendidikan mereka dan meningkatkan pembelajaran.

2. Mendorong Kerja Sama Tim

Teknologi informasi dan komunikasi mendorong kolaborasi ketika anak-anak bekerja sebagai tim. Ini juga meningkatkan keterampilan berkomunikasi ketika Anda diskusisaat belajar bersama-sama. Yang Anda butuhkan hanyalah laptop, tablet, atau komputer desktop untuk tahu bahwa itu berfungsi. Alat TIK membuka pintu untuk perkembangan bahasa dengan mendorong komunikasi.

3. Meningkatkan Partisipasi & Retensi Pengetahuan

Dengan mengintegrasikan TIK ke dalam pendidikan dan alat-alatnya, anak-anak menjadi lebih terlibat dan lebih terlibat dalam pembelajaran, terima kasih kepada teknologi yang membuat pembelajaran menyenangkan, kreatif, dan bermain, meningkatkan pembelajaran dalam banyak cara. Dengan demikian, siswa belajar lebih baik, yang mengarah pada pelestarian pengetahuan.

4. Mengembangkan Pemikiran & Keterampilan Tingkat Tinggi

TIK mengembangkan keterampilan pemikiran dan penalaran tingkat tinggi. Keterampilan ini memungkinkan penilaian, perencanaan, pemantauan, kontrol, refleksi, dll. Untuk menggunakan TIK, siswa harus dapat membahas, menguji, dan mengevaluasi strategi dan metode yang mereka gunakan.

5. E-Learning

Teknologi informasi dan alat-alatnya telah menyebabkan munculnya e-learning, melalui mana guru dan siswa belajar metode-metode inovatif dalam proses pendidikan. Pembelajaran online telah menjadi populer di tengah pandemi corona untuk memastikan terus belajar minat Anda.

6. Memfasilitasi Pembelajaran

Teknologi informasi dan komunikasi mendorong anak-anak untuk belajar. Anak-anak belajar terbaik melalui teknologi. Mereka terpesona oleh alat-alat teknologi dan tertarik pada pengajaran yang efektif di kelas atau di rumah.

7. Kurikulum Inti

Menurut kurikulum terbaru, TIK memainkan peran penting dalam sistem pendidikan, yang mengapa banyak pemerintah di seluruh dunia telah mulai menggunakan TIK sebagai bagian penting dari perencanaan pendidikan dan pelatihan.

8. Pertumbuhan Ekonomi Pengetahuan

Kita hidup dalam ekonomi yang haus akan produksi dan diseminasi informasi lengkap, TIK menembus pada semua tingkatan, di sektor-sektor seperti kesehatan, pendidikan, produksi, lingkungan atau manufaktur, oleh karena itu penggunaannya diperlukan di mana-mana, pada semua tingkatan.

9. Membawa Inklusivitas

Keuntungan TIK dalam pendidikan adalah bahwa siswa di kelas dapat belajar dari bahan ekstra-kurikuler. Siswa dengan kebutuhan khusus tidak lagi merasa tertinggal karena memiliki akses ke materi. Alat dan peralatan IT dasar yang dapat digunakan oleh siswa menggunakan IT untuk kebutuhan pendidikan mereka sendiri. Namun, ini juga membuka tantangan baru yang terkait dengan digital divide dan menyediakan akses ke alat dan sumber daya TIK bagi yang kurang beruntung.

Demikianlah artikel admin tentang Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Next Post Previous Post